Desa Watunay
Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada
Selenggarakan Pelatihan Pembuatan Sambal Siap Saji, Pemerintah Desa Watunay Gencarkan Hilirisasi Produk Berbasis Potensi Desa
Pemerintah Desa Watunay bekerjasama dengan PPL Kecamatan Golewa Barat menyelenggarakan pelatihan produk hasil pertanian di Desa Watunay berupa pembuatan sambal siap saji dari Hari Rabu, 11 Maret sampai dengan Kamis, 12 Maret 2026 .
Menurut Kepala Desa Watunay Darius Deru pelatihan pembuatan sambal ini digelar dalam rangka memanfaatkan hasil produk pertanian melalui penguatan nilai lebih pada pasca panen komoditi unggulan Desa serta uapaya penguatan kelembagaan Ekonomi di Desa. Desa harus mencari cara agar tidak tergantung lagi dengan Dana Transfer tapi harus mulai berdikari mencari sumber keuangan untuk pembiayaan kegiatan-kegiatan di Desa. Masyarakat harus dibekali, berbagai keterampilan yang diperlukan untuk memulai dan mengelola bisnis pertanian yang sukses” ujar Rius, demikian biasa beliau disapa. Targetnya adalah harus ada unit pengolahan hasil pertanian yang mengolah tanama tomat dan cabai yang banyak dibudidayakan di Desa Watunay hingga menjadi sambal siap makan.
Narasumber pelatihan pembuatan sambal, Tim PPL Kecamatan Golewa Barat mengatakan bahwa sambal merupakan lauk yang familiar dalam kehidupan keseharian masyarakat yang merujuk pada saus atau kondimen pedas. “Sambal dapat diolah menjadi produk pangan siap saji yang awet disimpan selama 3- 12 bulan pada suhu kamar atau suhu dingin” paparnya. Proses produksi sambal diawali dengan pembersihan yang bertujuan untuk membuang benda asing atau bahan tidak sejenis dari suatu produk. Kemudian proses blanching untuk melunakkan jaringan, agar mudah saat proses penggilingan. Proses penggilingan disini adalah membuat bahan yang sebelumnya telah diblanching menjadi bubur. Kemudian proses mematangkan produk dan mengawetkan produk sedangkan mixim adalah proses mencampurkan bahan tambahan lainnya. Bottling dan labeling yaitu proses mengemas produk ke dalam wadah dan memberi label di kemasan produk.
Di sela-sela kegiatan, bapak camat Golewa Barat, Wilibrodus Gori S.Stp berharap bahwa setelah melalui serangkaian proses penguatan Kapasitas ini, Pemerintah dan Masyarakat Desa Watunay diharapkan menjaga Kualitas,Kuantitas dan Kontinyuitas dari Pelatihan ini agar potensi holtikultura yang luar biasa di wilayah Kecamatan Golewa Barat umumnya dan Desa Watunay Khusunya bisa ditingkatkan nilainya melalui hilirisasi Produk.


